16 November 2014

Lima Kiper dengan Cetakan Gol Terbanyak

Sebagai penjaga gawang, umumnya kiper akan berada di garis pertahanan dan tak pernah keluar dari kotak penalti. Namun sejarah mencatat beberapa kiper memiliki torehan gol untuk timnya. Berdasarkan penelusuran Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia, setidaknya ada lima kiper yang berhasil merobek gawang lawan:
1. Rogerio Mucke Ceni
Pria kelahiran lahir Pato Branco, 22 Januari 1973, itu adalah kiper Sao Paulo, Brazil. Sejak 7 Desember 1990, ia telah bermain lebih dari seribu pertandingan. Termasuk memenangkan dua gelar Copa Libertadores dan dua World Club Championship untuk Sao Paulo.

Selain piawai di bawah mistar, Rogerio memiliki spesialisasi tendangan bebas dan penalti. Total, sekitar 121 gol ia bukukan melalui tendangan bebas dan penalti dari seluruh pertandingan. Pada 2014 saja, tercatat sekitar sepuluh gol telah Rogerio lesakkan. Deretan gol itu pula yang membawa Rogerio menjadi pemegang rekor sebagai kiper dengan gol terbanyak dalam sejarah sepakbola.

2. Jose Luis Chilavert
Pria bernama lengkap Jose Luis Felix Chilavert Gonzalez ini merupakan mantan kiper asal Paraguay. Cetakan gol terbanyak ia cetak kala berada di bawah mistar gawang Atlético Vélez Sarsfield, klub yang berlaga di Primera Division Argentina.  Dari 62 gol, sebanyak 48 poin ia panen dari 341 pertandingan bersama Vélez Sarsfield.

Pemegang tiga kali penghargaan Kiper Terbaik Dunia versi International Federation of Football History & Statistics itu menghasilkan gol melalui bola-bola mati. Ia pun kerap mendapatkan kepercayaan untuk mengeksekusi tendangan bebas dan penalti. Pada 2004, Chilavert memutuskan gantung sepatu dan mengakhiri karier di Vélez Sarsfield.

3. Rene Higuita
Di antara daftar penjaga gawang dunia, mungkin Higuita dapat digolongkan sebagai kiper paling nyentrik. Kiper berjuluk el loco ini menyita perhatian dengan kostum mencolok dan rambut keriting yang gondrong. Pria bernama lengkap Jose Rene Higuita Zapata itu merupakan mantan penjaga gawang Kolombia.

Fenomena lain Higuita adalah tendangan kalajengkingnya. Ketika gelandang Inggris, Jamie Redknapp, melepaskan tendangan dari jarak jauh, Higuita menghalau bola menggunakan tendangan akrobatik dengan melengkungkan kedua kaki di atas kepala. Selama karirnya, ia telah mencetak 41 gol: 37 pinalti dan empat dari tendangan bebas. Pada 2010, Higuita memutuskan pensiun setelah 25 tahun berkarier di lapangan hijau.
 
4. Dimitar Ivankov
Dimitar Ivanov Ivankov adalah kiper asal Bulgaria. Meski bertuga menjaga gawang, Ivankov sering didaulat sebagai eksekutor penalti. Tendangan Ivankov memang akurat dan terbukti ampuh menolong timnya, Levski Sofia, meraih tambahan poin dan kemenangan.

Sejak memulai karier pada 1996, ia turut andil mengantarkan Levski Sofia meraih lima gelar juara.  Ivankov pun telah mengemas 40 gol dan sempat memenangkan Super Lig Turki bersama klub Turki, Bursaspor, kala 2010.




5. Johnny Martín Vegas Fernández
Vegas merupakan penjaga gawang asal Peru. Dia mencetak 30 gol dari tendangan penalti dan sembilan poin hasil tendangan bebas maupun sundulan. Vegas, yang saat ini bermain di Liga Utama Peru, berseragam Pacifico. Gol terbanyaknya ia peroleh kala berseragam Sport Boys, yang berlaga di divisi dua Liga Peru. Sebanyak 20 gol telah Vegas raih dalam 189 pertandingan. Sport Boys sendiri merupakan tim profesional pertama Vegas sejak 1997-2003.

3 Januari 2014

Ikan dengan bentuk paling seram

Situs 'All That Is Interesting' memasukkan ikan ini pada daftar "7 Of The Most Frighteningly Bizarre Ocean Creatures" alias tujuh makluk laut dengan wajah paling menakutkan.
Bagi orang dewasa mungkin bisa menahan bulu kuduk ketika melihatnya. Tapi anak-anak balita, barangkali bisa langsung memalingkan kalau melihat bentuk wajahnya yang menyeramkan.
Didominasi warna hitam dengan tubuh yang tipis ramping, ikan ini di bagian wajahnya tampak seperti 'berkacamata' warna hitam silver. Hidungnya pesek tapi mulutnya lebar menganga. Ini yang membuatnya tampak seram.
The Hatchetfish, namanya, termasuk ikan yang hidup dalam kedalaman laut yang gelap di dasar samudera. Wajar ikan ini kurang tenar. Wajah seramnya identik dengan tempat hidupnya di kegelapan, jauh dari sinar matahari

Sumber: tribunnews.com

2 Januari 2014

Hingga Mati, Orang Ini Membenci Manchester United

Seorang penggemar sepak bola seyogyanya mendukung secara luar biasa salah satu klub yang dia anggap terbaik. Namun, berbeda dengan sosok bernama George Atkinson.
Dilansir dari Dailymail, Atkinson terkenal sangat membenci salah satu tim elite Inggris, Manchester United. Ada hal menarik terjadi ketika Atkinson dipanggil yang maha kuasa 2005 lalu.
Saking bencinya dengan Setan Merah, sosok meninggal pada usia 71 tahun itu meminta dituliskan sebuah kalimat kepada sanak saudaranya sebagai pesan di batu nisan.
Pesan tersebut adalah "I Would Rather Be Here Than at Old Trafford ." Pesan tersebut tertulis di bagian paling bawah dari batu nisan.
Pesan tersebut tertulis disinyalir agar para kerabat, sahabat dan orang terdekat Atkinson terus mengenang, bahwa sosok satu ini adalah pembenci nomor satu Man. United, meski sudah berada di liang lahad

Sumber: duniasoccer.com

27 Desember 2013

Inilah Kelompok Musisi yang Meninggal Dalam Usia 27 Tahun

Daftar musisi yang meninggal dunia di usia yang masih sangat muda terjadi di berbagai zaman.
Namun satu kesamaannya adalah karir musik mereka yang singkat memberi pengaruh besar bagi dunia yang membesarkan nama mereka itu.
Sebuah kalimat yang sangat populer untuk mengekspresikan rock n roll "hidup cepat, mati muda" -yang sebelumnya dipopulerkan Humphrey Bogart dalam film Knock On Any Door (1949)- sering dikutip dalam menggambarkan enam musisi dunia yang meninggal dalam usia sangat muda.

1. Brian Jones (1942-1969)
Salah satu dari pendiri grup legendaris Rolling Stones ini dikenal dengan permainan gitar dan harmonikanya yang brilian dalam band itu.
Selain menjadi gitaris, Jones juga merangkap pekerjaan sebagai manajer bisnis band berlambang lidah menjulur itu. Namun, saat Andrew Loog Oldham menjadi manajer Rolling Stones, Jones kemudian lebih dikenal sebagai pecandu obat-obatan terlarang ketimbang kontribusinya untuk Rolling Stones.
Pada Juni 1969, anggota band lainnya memutuskan mereka membutuhkan gitaris yang lebih bisa diandalkan untuk tur mereka. Maka, Jones yang saat itu berusia 27 tahun digantikan Mick Taylor. Kurang dari sebulan setelah pemecatannya itu, Jones ditemukan tewas di kolam renang di kediamannya di Cotchford Farm, Hartfield, Sussex. Penyebab kematiannya diyakini akibat penyalahgunaan obat terlarang secara berlebihan. Hati dan liver Jones juga membengkak akibat obat-obatan dan alkohol. Dalam film Stoned (2005) dikisahkan Jones tewas akibat dibunuh tukang bangunannya, Frank Thorogood, karena utang piutang. Thorogood juga mengakui perbuatannya itu menjelang kematiannya tahun 1993.

2. Janis Joplin (1943-1970)
Di puncak karirnya, Janis Joplin dikenal sebagai Ratu Rock and Roll dan Ratu Psychedelic Soul. Joplin ditemukan tewas oleh manajernya, John Cooke, di Hotel Landmark Motor, Los Angeles. Penyanyi itu diketahui kecanduan heroin dan diyakini mampu menyuntikkan benda berbahaya itu seharga US$200 sehari.
Akhirnya, heroin pula yang mengakhiri hidup dan karirnya, seperti laporan resmi yang dikeluarkan rumah sakit. Penanyi bernama lengkap Janis Lyn Joplin itu, oleh majalah Rolling Stones ditempatkan di posisi ke-46 dalam daftar 100 Artis Terhebat Sepanjang Masa tahun 2004. Dan, pada saat daftar serupa dirilis tahun 2008, posisi Joplin melonjak ke posisi ke-28.
  
3. Jimi Hendrix (1942-1970)
Jimi Hendrix, hingga saat ini selalu dianggap sebagai salah satu gitaris terbaik dalam sejarah musik dunia. Musisi yang terlahir dengan nama Johnny Allen Hendrix itu meninggal dunia di London, 18 September 1967 pagi. Dari hasil otopsi dan pernyataan teman-temannya yang bertemu dengan Hendrix pada 17 September malam maka diperkirakan Jimi Hendrix diperkirakan meninggal sekitar pukul 3.00 dini hari.
Penyebab kematiannya diduga karena Hendrix tercekik muntahannya sendiri. Pada 2009, manajer grup band Animal, James Wright alias Tappy, menulis buku yang menyatakan Hendrix tewas karena pembunuhan. Menurut Tappy, manajer Hendrix, Mike Jeffery mengakui sang bintang dibunuh karena dia ingin memutus kontraknya. Namun, asisten Mike Jeffery kemudian mengatakan cerita itu hanya rekayasa belaka untuk mendongkrak penjualan buku tersebut.

4. Jim Morrison (1943-1971)
Pendiri dan vokalis utama The Doors ini, dikenal dengan improvisasinya dan puisi-puisinya yang kerap dibacakan di atas panggung. James Douglas Morrison, ditemukan meninggal dunia di flatnya di Paris pada 3 Juli 1971.
Tidak ada pernyataan resmi soal penyebab kematian Morrison. Sebab, tim kesehatan yang dipanggil di kediaman sang musisi tidak menemukan bukti adanya penggunaan obat-obatan terlarang. Akhirnya, penyebab kematian musisi berjuluk The Lizard King itu diyakini akibat serangan jantung. Sejak saat itu, banyak tulisan berspekulasi seputar kematian Jim Morrison. Sebagian besar menduga Jim meninggal akibat overdosis. Sebagian lainnya menduga Jim, yang menderita asma, mengalami gangguan pernafasan yang mengakibatkan batuk darah yang kemudian menyumbah pernafasannya. Majalah Rolling Stones menempatkan Jim Morrison di posisi ke-47 dari 100 penyanyi terhebat sepanjang masa. Sedangkan, majalah Classic Rock mendaulat Jim di peringkat 22 dari 50 penyari rock terhebat sepanjang masa.

5. Kurt Cobain (1967-1994)
Musisi dan penulis lagu asal Amerika Serikat ini dikenal sebagai vokalis utama grup band beraliran grunge, Nirvana. Cobain diketahui kecanduan obat-obatan terlarang dan tengah melawan depresi berat yang dideritanya. Pada 1994, seorang ahli listrik yang datang untuk memasang sistem keamanan di kediaman Cobain, menemukan jasad sang musisi. Di dada Cobain, ditemukan sebuah senapan dan polisi menyimpulkan Cobain tewas akibat bunuh diri. Teori konspirasi seputar kematian Cobain segera muncul. Setelah Courtney Love, istri Cobain, menyewa detektif swasta untuk menyelidiki kematian suaminya itu. Dari hasil penyelidikan sang detektif, muncul dugaan bahwa Cobain tewas karena pembunuhan.

6. Richie Edwards (1967 - 1995)
Richie Edwards dikenal sebagai anggota rock band asal Wales, The Manic Street Preachers. Dia kemudian menghilang pada Februari 1995, padahal dia dijadwalkan menjalani tur promo ke Amerika Serikat. Dua pekan setelah menghilangnya Richie, mobil sang musisi ditemukan di sebuah bengkel dekat Severn Bridge. Sebagian besar orang meyakini, Richie Edwards melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan itu. Namun, teman-teman dan keluarganya yakin Richie tidak akan melakukan bunuh diri. Sejak saat itu, banyak laporan yang berisi penampilan Richie di seluruh dunia, namun tak satupun yang bisa dipastikan. Pada 2008 akhirnya Richie Edwards secara resmi dinyatakan meninggal dunia.

7. Amy Winehouse
Amy Jade Winehouse lahir pada 14 September 1983 di Southgate, London, dari ayah Mitchell Winehouse dan ibu Janis. Amy Winehouse adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu soul, jazz, dan R&B dari Inggris. Pada usia 10 ia mendirikan duo rap Sweet n Sour. Ia belajar gitar pada usia 13. Ketika berusia 16 tahun, ia mulai menyanyi secara profesional setelah temannya,Tyler James memberi kaset demonya ke seorang A&R. Amy Winehouse dikotrak oleh Island / Universal, dibawah manajemen 19 Management milik Simon Fuller. Album perdananya, Frank dirilis pada tanggal 20 Oktober 2003 dan dinominasikan untuk Mercury Prize. Winehouse adalah pemenang Ivor Novello Awards dua kali pertama pada 2004 untuk single perdananya Stronger than Me dan kedua pada 2007 untuk single Rehab. Pada14 Februari 2007, Amy Winehouse memenangkan BRIT Awards untuk Best British Female Artist. Amy Winehouse meninggal karena keracunan alkohol 23 Juli 2011 pada usia 27 tahun. Albumnya Back to Black anumerta menjadi album Inggris terlaris abad ke-21, pada saat itu. Pada tahun 2012, Winehouse tercatat di nomor 26 pada VH1 's 100 Greatest Perempuan Dalam Musik. 

Sumber: bbc.co.uk


17 Desember 2013

Wow, Akhirnya Salju Turun di Mesir Setelah Satu Abad!

Pemanasan global telah membuat penyimpangan iklim yang mulai dirasakan manusia. Kejadian aneh pun terjadi di Kairo. Pasalnya pada 13 Desember lalu, Kairo diselimuti saju akibat badai salju yang terjadi di Timur Tengah. Cuaca aneh tersebut terjadi karena rendahnya curah hujan, dan suhu musim dingin yang selalu berada di atas titik beku. Salju merupakan suatu fenomena yang sangat tidak umum di Kairo. Kota ini sebenarnya pernah mengalami kejadian serupa pada satu abad yang lalu. “Ini adalah yang pertama sejak bertahun lamanya,” ungkap Pejabat pusat Meteorlogi Kairo, Ali Abdelazim bahkan sangat terkejut dengan peristiwa ini. Dilansir dari Huffington Post, ternyata tak semua penduduk Mesir senang dan gembira melihat salju yang tak pernah mereka temui sebelumnya. Pasalnya sejumlah pengungsi Suriah diwilayah tersebut harus berhadapan dengan udara yang sangat dingin, tetapi mereka hanya memiliki peralatan yang minim.
Kejadian langka ini ternyata tidak hanya terjadi di Mesir, kejadian ini juga pernah terjadi di Israel. Di tahun 1953 ketika cuaca dan badai ekstrim menghantam Israel, negara ini di terpa salju. Tetapi salju tersebut bukan membawa kegembiraan malah menyebabkan warga Israel harus mengungsi dan meninggalkan rumahnya.

Sumber: yahoo.com