July 8, 2010

Sundulan Puyol Antar Spanyol ke Final






Durban - Carles Puyol menciptakan gol yang mengantar Spanyol ke final Piala Dunia untuk melawan Belanda setelah pada pertandingan semifinal merebut kemenangan 1-0 atas Jerman di Durban, Rabu (Kamis dinihari WIB).

Bek tengah klub Barcelona itu menyundul bola dari jarak 10 yard menyambut tendangan pojok dari Xavi 17 menit sebelum pertandingan berakhir untuk mengantar juara Eropa itu ke final Piala Dunia untuk pertamakalinya.

Sebelumnya Belanda mencapai final setelah mengalahkan Uruguay 3-2 di Cape Town pada Selasa (Rabu dinihari WIB).

Dengan pertemuan Spanyol dan Belanda tersebut, akan lahir juara baru pada Piala Dunia untuk pertamakalinya, sejak Prancis merebut kemenangan di negaranya sendiri pada 1998.

"Seluruh pemain-pemain kami luar biasa, tapi kami masih memiliki satu pertandingan lagi," kata pelatih Spanyol Vicente Del Bosque.

"Kami tahu sepak bola Belanda dan pertandingan akan sangat berat di final nanti."

Del Bosque membuat kejutan sebelum pertandingan dengan mencadangkan pemain depan klub Liverpool Fernando Torres dan memainkan pemain muda Barcelona Pedro.

Hal itu membuat pencetak gol terbanyak turnamen David Villa bisa bermain dari tengah dan perubahan tersebut hampir membuahkan hasil saat pertandingan baru berlangsung enam menit.

Pedro masuk dari sayapnya dan mengelindingkan bola di belakang pertahanan Jerman dan Villa berlari menyambutnya tapi harus meluncur untuk melepaskan tembakan sebelum dimentahkan penjaga gawang Manuel Neuer.

Spanyol seharusnya bisa unggul pada menit ke-14 setelah Iniesta menyilangkan bola dari sisi kanan yang disambut sundulan keras Puyol namun bola melambung di atas mistar gawang.

Pada menit ke-19 bola silang dari Xabi Alonso menemukan Sergio Ramos tapi setelah mengendalikan bola dengan indah, tembakannya liar dan tinggi.

Jerman akhirnya mengancam pada menit ke-32 saat Piotr Trochowski, yang mengisi posisi Thomas Mueller yang menjalani larangan bermain, melepaskan tembakan dari jarak jauh dan memaksa penjaga gawang Iker Casillas untuk melakukan penyelamatan.

Mesut Ozil berpikir kalau dia seharusnya mendapat penalti menjelang akhir babak pertama saat dia berada di bawah tantangan Ramos tapi diabaikan oleh wasit Viktor Kassai.

Spanyol susah-payah untuk menembus kotak penalti dan mulai melepaskan tembakan-tembakan jarak jauh dengan Alonso melakukannya dua kali dan Villa melakukan tembakan tapi melebar.

Neuer kemudian menyelamatkan gawangnya dari Pedro, yang beberapa saat kemudian tembakannya melebar, sementara tembakan Villa beberapa inci dari gawang setelah Iniesta menerobos ke kotak penalti dan melepaskan umpan silang.

Di gawang lain, umpan silang pemain pengganti Marcell Jansen dibuang dengan sundulan pemain Spanyol, disambar Miroslav Klose namun tembakan volinya terlalu tinggi.

Pada menit ke-69 Jerman menciptakan peluang terbaik mereka selama pertandingan itu saat pemain Toni Kroos tidak terkawal menyambut umpan silang Lukas Podolski, tapi penyelesaian akhir dia begitu lemah dan mengarah langsung pada Casillas.

Tapi kemudian Puyol melakukan lompatan luar biasa untuk menyundul bola yang menjebol gawang Jerman.

Spanyol mendapat beberapa peluang lagi dalam serangan balik menjelang akhir pertandingan namun Pedro membuang peluang itu saat dia mencoba memutari Arne Friedrich ketimbang memberikan bola ke Torres, yang menggantikan Villa, yang berdiri bebas.

"Saya sangat senang, kami memainkan pertandingan terbaik Piala Dunia. Kini kami harus menjuarainya," kata Villa.

No comments:

Post a Comment