June 28, 2010

Inggris Harus Pulang Lebih Awal





Laju Inggris di Piala Dunia 2010 hanya sampai 16 besar. Statistik menunjukkan bahwa 'Tiga Singa' racikan Fabio Capello memang tampil tak mengesankan di Afrika Selatan.

Inggris angkat koper setelah dihantam Jerman 4-1, Minggu (28/6/2010). Ini dicatat oleh ESPN Soccernet sebagai kali ketiga di Piala Dunia Inggris kebobolan empat gol dalam satu laga.

Sebelum ini Inggris sudah dua kali kebobolan empat gol dalam satu laga saja yakni pada gelaran tahun 1954 ketika menghadapi Belgia dan Hongaria. Saat itu Inggris kandas di perempatfinal.

Secara total, di Piala Dunia 2010 Inggris kebobolan lima gol dari empat partai yang dilakoni. Dengan rata-rata kemasukan gol per partai sebesar 1,25, ini adalah rata-rata terbanyak ketiga dalam sejarah keikutsertaan Inggris di Piala Dunia.

Inggris paling banyak kebobolan di Piala Dunia 1954 silam dengan delapan gol dari delapan partai dan mencatat rata-rata 2,6 gol per partai. Rata-rata terbanyak kedua terjadi pada 1962 dengan 1,5 gol per partai, disusul tahun 1958 (1,25) dan 2010 (1,25).

Selain kurang meyakinkan di belakang, skuad Capello juga tak oke di depan. Di Afrika Selatan mereka hanya bisa bikin tiga gol dari empat partai. Ini adalah jumlah terendah kedua setelah gelaran Piala Dunia 1950 saat membuat dua gol saja.

Rata-rata gol pada Piala Dunia 2010 ini (0,75) juga mencatatkan yang terendah kedua setelah Piala Dunia 1950 (0,6).


Jumlah kebobolan Inggris di Piala Dunia:

1950 dua gol dari tiga partai (0,6)
1954 delapan gol dari tiga partai (2,6)
1958 lima gol dari empat partai (1,25)
1962 enam gol dari empat partai (1,5)
1966 tiga gol dari enam partai (0,5)
1970 empat gol dari empat partai (1)
1974 -
1978 -
1982 satu gol dari lima partai (0,2)
1986 tiga gol dari lima partai (0,6)
1990 enam gol dari tujuh partai (0,85)
1994 -
1998 empat gol dari empat partai (1)
2002 tiga gol dari lima partai (0,6)
2006 dua gol dari lima partai (0,4)
2010 lima gol dari empat partai (1,25)


Jumlah gol Inggris di Piala Dunia:

1950 dua gol dari tiga partai (0,6)
1954 delapan gol dari tiga partai (2,6)
1958 empat gol dari empat partai (1)
1962 lima gol dari empat partai (1,25)
1966 sebelas gol dari enam partai (1,83)
1970 empat gol dari empat partai (1)
1974 -
1978 -
1982 enam gol dari lima partai (1,2)
1986 tujuh gol dari lima partai (1,4)
1990 delapan gol dari tujuh partai (1,14)
1994 -
1998 tujuh gol dari empat partai (1,75)
2002 enam gol dari lima partai (1,2)
2006 enam gol dari lima partai (1,2)
2010 tiga gol dari empat partai (0,75)





Sumber: http://www.detiksport.com/sepakbola/

No comments:

Post a Comment