November 17, 2009

PLN Segera Sederhanakan Struktur TDL

Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan segera menyederhanakan struktur tarif dasar listrik (TDL) dari 37 kelompok tarif listrik menjadi 21 kelompok tarif listrik. PLN juga telah menyiapkan sejumlah efisiensi untuk meningkatkan ketersediaan listrik menjadi 67 persen di tahun 2010, di antaranya penggunaan energi campuran sebagai penghematan bahan bakar pembangkit PLN di 2010.

Direktur Utama PLN Fachmi Mochtar di Jakarta, Senin (16/11), berharap, dengan penyederhanaan struktur TDL ini, struktur tarif lebih mudah untuk dikelola. Penyederhanaan mencakup struktur tarif pelanggan sosial, rumah tangga, bisnis, industri dan publik.

Di bagian lain, untuk meningkatkan ketersediaan listrik menjadi 67 persen di tahun 2010, PLN telah menyiapkan sejumlah efisiensi, termasuk penggunaan energi campuran sebagai penghematan bahan bakar pembangkit PLN di 2010. Menurut Fachmi, dengan penghematan BBM dan peningkatan gas dan batu bara sebagai bahan bakar, PLN dapat menghemat Rp26 triliun di 2010.

Fachmi menyebutkan, sejak tahun ini penggunaan BBM untuk bahan bakar terus menurun dan digantikan dengan bahan bakar gas dan batu bara. Penghematan meningkat sebesar 98 persen tahun ini dari Rp13 triliun.

Tahun ini ketersediaan listrik di Indonesia sebesar 63 persen dengan empat daerah yang ketersediaan listriknya masih di bawah 40 persen, yaitu Papua, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tenggara. Untuk itu, tahun depan, PLN menargetkan 11 pembangkit di Indonesia dapat beroperasi penuh dan akan meningkatkan daya hingga 3.398 Mega Watt.

Pada kesempatan sama, Kepala Satuan Energi PLN Nasri Sebayang mengatakan, walaupun telah memasuki musim hujan, PT PLN meyakinkan persediaan batu bara untuk pembangkit tenaga listrik hingga akhir tahun mencukupi. Menurut Nasri, stok terbesar masih di Pembangkit Suralaya, dengan stok lebih dari 70 hari. Lokasi dekat tambang masih mencukupi di atas lima.(DSY)

Sumber: Metrotvnews.com

No comments:

Post a Comment